Dalam dunia perlisensian produk digital, kita mengenal berbagai jenis lisensi seperti Personal Use, Resell Rights, Master Resell Rights, dan Private Label Rights. Kita gak bahas whitelabel dulu yak karena itu generic, memang mirip-mirip PLR tetapi ada perbedaannya juga.
Mengapa penting memahami lisensi? agar kita tidak menyalahi aturan dari yang sudah ditetapkan oleh vendor, tidak dibanned, ataupun merusak pasar sehingga produk digital tetap sehat terjaga kualitasnya. Kali ini kita akan fokus ke lisensi produk digital untuk memahami apa bedanya PLR MRR RR yang bahasan kali ini mencakup tentang lisensi Personal Use, Resell Rights, Master Resell Rights, dan Private Label Rights.
Bila anda mendapatkan lisensi personal use ketika melakukan pembelian sebuah produk digital (ebook,ecourse,video,software, dan lain-lain), artinya anda hanya dapat memakainya, mengkonsumsinya sendiri saja. Anda tidak diperbolehkan untuk membagikan dengan cara apapun juga kepada orang lain.
Ada kesalahpahaman yang terjadi di market lokal kita, yaitu menjual lisensi MRR tanpa batas dan mengatasnamakan lisensi tersebut adalah PLR namun tidak memperbolehkan mengubah cover maupun isinya. Padahal kita tau bahwa jika dinamakan PLR maka seharusnya boleh mengubah cover dan isinya. Kemudian mengatasnamakan PLR namun akses materi hanya melalui si vendor utama dan di dalamnya berisi banyak referensi grup-grup lainnya milik vendor tersebut.
Kesalahan berikutnya adalah menganggap bahwa MRR lebih tinggi kedudukannya dibandingkan PLR, padahal tidak. Mereka tertipu dengan kata “MASTER” pada singkatan Master Resell Rights.
Jika memang kita ingin menerapkan lisensi jual ulang tanpa batas kepada pembeli 1 lalu pembeli 1 dapat menjual lagi pembeli 2, dan pembeli 2 bisa menjual lagi ke pembeli 3 dan seterusnya, maka ini bukanlah termasuk kepada lisensi-lisensi yang dijelaskan di atas tadi. Melainkan itu lisensi jual ulang tanpa batas dan buat keterangannya dengan jelas pada sebuah catatan kepada pembelinya, apa saja yang boleh dilakukan dan tidak.
Jadi sudah paham ya Apa Bedanya PLR MRR RR >> Private Label Rights, Master Resell Rights, Resell Rights, dan Personal Use.
Bila semua orang khususnya vendor sebagai creator memahami dan menjalankan bisnis digital sesuai lisensi ini maka akan membuat produk-produk digital menjadi lebih sehat dan berkualitas kembali. Tentunya juga menjadikan produk digital menjadi ekslusif.
BELAJAR CARA MEREBRAND PRODUK PLR
AI UGC Generator: Cara Membuat Video UGC Profesional dalam Hitungan Menit untuk Affiliate Marketing dan…
Scalev: Saat Saya Capek Pakai Banyak Tools Jualan yang Terpisah, Ternyata Solusinya Bisa Sesederhana Ini…
Masih Bingung Mulai Shopee & TikTok Affiliate? Mungkin yang Kurang Bukan Semangat, Tapi Arahnya Beberapa…
Bayangkan ini: Anda sedang dalam perjalanan, duduk di kafe, atau bahkan bersantai di taman. Tiba-tiba,…
Pernahkah Anda merasa bahwa semua panduan tentang cara affiliate Shopee yang Anda baca terasa sama?…
Apakah Anda sering mendengar janji manis tentang penghasilan melimpah dari cara affiliate TikTok? Ribuan orang…